Mengidentifikasi Leverage Keuangan Negara

Berbicara mengenai ukuran leverage  suatu perusahaan atau institusi pada umumnya digunakan Rasio Hutang terhadap Ekuitas atau Debt to Equity Ratio (D/E Ratio). Namun dengan minimnya publikasi, literatur, maupun data publik terkait, khususnya pada objek kali ini yaitu Laporan Keuangan Pemerintahan Pusat Republik Indonesia, maka kami anggap perlu untuk dibuat identifikasi rasio tersebut melalui tulisan ini. Dengan demikian hal ini dapat menambah sudut pandang baru dalam menilai kondisi keuangan selain dari indikator yang digunakan di media arus utama, contohnya seperti Rasio Hutang terhadap Pendapatan Domestik Bruto atau  Debt to GDP Ratio.

Dari data yang kami kumpulkan dari posisi neraca tahun 2009 sampai dengan 2017 diperoleh D/E Ratio seperti yang ditampilkan pada grafik berikut. Dapat dilihat bahwa angka tertinggi pada 3,81 (2009) dan terendah pada 1,69 (2012) dengan rata-rata rasio adalah 2,59. Berdasarkan investopedia¹ angka tersebut sudah melampaui tingkat yang dipersyaratkan, dan leverage keuangan Indonesia hampir 5 kali lipat dibandingkan  dengan rata-rata Amerika².


Rasio Hutang terhadap Ekuitas Indonesia 2009-2017
Sumber : http://www.bpk.go.id/lkpp, Diolah 2019.


____________________________________________________________________________________________________



1“The optimal debt-to-equity (D/E) ratio will tend to vary widely by industry, but the general consensus is that it should not be above a level of 2.0” –investopedia-


2 https://www.statista.com/statistics/248260/total-debt-to-equity-ratio-in-the-united-states/